Pemuda Pancasila Ranting Kranji dan PMI Banyumas Salurkan 45 Paket Sembako untuk Korban Banjir Sungai Caban


PURWOKERTO TIMUR – Organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila (PP) Ranting Kranji PAC Purwokerto Timur bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Banyumas menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir Sungai Caban, Kranji, Jumat (20/2/2026). Sebanyak 45 kepala keluarga (KK) menerima paket bantuan tersebut.


Dari total bantuan, 30 paket sembako bersumber dari PMI Banyumas, sedangkan 15 paket lainnya berasal dari Ranting PP Kranji. Penyaluran bantuan turut dihadiri Kepala Markas PMI Banyumas, Camat Purwokerto Timur, Ketua PMI Purwokerto Timur, serta Ketua RT setempat.


Ketua PP Ranting Kranji, Andi Wibowo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap warga yang terdampak luapan Sungai Caban.


“Kami bersama PMI hadir untuk meringankan beban warga yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.



Selain distribusi sembako, PP Ranting Kranji sebelumnya juga melakukan langkah mitigasi dengan membangun gorong-gorong melalui penyodetan aliran Sungai Caban sepanjang 15 meter. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi debit air yang kerap meninggi saat curah hujan tinggi dan meluap ke permukiman warga.


Ketua MPC PP Banyumas, Yudho F. Sudiro, S.H., M.H., melalui Agung Prabowo, S.Pd., Ketua terpilih PAC PP Purwokerto Timur, mengapresiasi inisiatif ranting Kranji yang dinilai konsisten mengawal penanganan dampak banjir, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur sederhana, tetapi juga bantuan langsung kepada warga.


“Setelah pembuatan gorong-gorong selesai, kepedulian itu masih berlanjut dengan pemberian paket sembako. Ini menunjukkan komitmen nyata terhadap masyarakat,” kata Agung.




Sementara itu, Ketua RT 07 RW 06 Kranji, Manung Pamuji, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menilai program yang dijalankan PP Ranting Kranji bersama PMI memberikan dampak positif bagi warga yang terdampak banjir.


Banjir Sungai Caban diketahui kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, menyebabkan air meluap ke rumah-rumah warga di wilayah Kranji. Kolaborasi organisasi kemasyarakatan dan lembaga kemanusiaan diharapkan dapat memperkuat respons cepat sekaligus mendorong upaya pencegahan jangka panjang di kawasan rawan banjir tersebut. (Deddy/Baldy)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama