Aksi Nyata Harlah Pancasila, Pemuda Pancasila Kedungbanteng Buktikan Komitmen Antinarkoba


BANYUMAS – Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak selalu harus diwujudkan melalui upacara dan seremoni. PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, memilih menghadirkan makna Pancasila dalam bentuk aksi nyata. Melalui kegiatan tes urin massal yang digelar di Aula Kecamatan Kedungbanteng, Sabtu (20/6/2026), organisasi kepemudaan ini menunjukkan komitmennya dalam menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila sekaligus Bulan Bakti Pancasila. Puluhan pengurus dan kader Pemuda Pancasila mengikuti pemeriksaan, termasuk jajaran DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Banyumas. Langkah ini menjadi simbol keseriusan organisasi dalam membangun lingkungan yang sehat, berintegritas, dan bebas dari narkoba, dimulai dari internal organisasi sendiri.


Yang menarik, tes urin massal ini dilaksanakan beriringan dengan Open Turnamen Sepak Bola Hari Lahir Pancasila PAC Kedungbanteng Cup III Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Handaka Kedungbanteng. Sinergi antara olahraga dan kampanye antinarkoba tersebut menjadi pesan kuat bahwa prestasi dan kesehatan harus berjalan beriringan.


Ketua PAC Pemuda Pancasila Kedungbanteng sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Arif Yuliarso, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelengkap turnamen, melainkan bagian penting dari upaya membangun karakter generasi muda.


Menurut Arif, olahraga merupakan sarana efektif untuk menanamkan disiplin, sportivitas, dan semangat kerja sama. Namun, seluruh nilai positif tersebut hanya dapat tumbuh secara optimal apabila para pelaku olahraga memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat serta terbebas dari pengaruh narkotika dan zat adiktif lainnya.


Ia menambahkan, panitia berkomitmen menjadikan PAC Kedungbanteng Cup III Tahun 2026 sebagai turnamen yang bersih, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan kepemudaan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.


Sepak bola dipilih karena memiliki daya tarik yang besar di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui olahraga yang digemari banyak orang ini, pesan-pesan edukatif tentang bahaya narkoba dapat disampaikan secara lebih luas dan efektif.


Di Lapangan Handaka, semangat kompetisi tidak hanya terlihat dalam adu strategi dan kemampuan antar tim, tetapi juga dalam upaya menumbuhkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, disiplin, kerja keras, persatuan, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter.


Kehadiran ratusan penonton serta para atlet sepak bola juga dimanfaatkan sebagai momentum kampanye sosial. Panitia secara aktif mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang sehat dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.


Pemuda Pancasila Kedungbanteng ingin menunjukkan bahwa pemuda Banyumas memiliki ruang-ruang positif untuk mengembangkan potensi dan menyalurkan energi mereka. Dalam sepak bola, kemenangan diraih melalui kerja keras, strategi, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan. Nilai-nilai inilah yang ingin ditanamkan kepada seluruh kader dan masyarakat sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


Komitmen tersebut semakin kuat dengan keteladanan yang ditunjukkan para pimpinan organisasi. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Banyumas, Yudo F. Sudiro, SH., MH., bersama Ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Banyumas, Tri Setyati, SH., MH., menjadi pihak pertama yang menjalani tes urin.


Keduanya secara terbuka menyerahkan sampel pemeriksaan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada seluruh kader. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa keduanya dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba, sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.


Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua MPO Pemuda Pancasila Kabupaten Banyumas, Drs. H. Joko Wiyono, M.Si., yang hadir langsung memantau jalannya acara. Kehadirannya menjadi simbol bahwa perjuangan menjaga kedaulatan bangsa pada era modern tidak hanya dilakukan melalui retorika, tetapi juga melalui upaya nyata menjaga kualitas sumber daya manusia.


Melalui tes urin massal dan turnamen sepak bola ini, Pemuda Pancasila Kedungbanteng mengirimkan pesan yang jelas: memperingati Hari Lahir Pancasila bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menghadirkan nilai-nilainya dalam tindakan nyata. Menjaga generasi muda dari bahaya narkoba adalah salah satu bentuk pengamalan Pancasila yang paling relevan untuk masa kini dan masa depan bangsa. (Humas MPC Pemuda Pancasila Banyumas)

Post a Comment

أحدث أقدم